Monday, January 13, 2020

Berkunjung ke Google Office Shibuya, Tokyo, Jepang

Di Jepang saya mengikuti beberapa group, salah satunya adalah group wanita yang tinggal di Jepang. Anggotanya para wanita-wanita hebat yang bisa menjadi panutan dan motivasi bagi saya untuk dapat berkarya fan berkarir di negeri sakura ini. Beberapa waktu yang lalu saya mengikuti lomba foto diadakan oleh grup ini, alhamdulillah menang dan hadiahnya berupa kunjungan ke google office shibuya tokyo dan gift card (voucher).

Terima kasih mba Dian, mba elly, mba Fitra wibj dan panitia lomba fotografi telah mengajak saya berkunjung ke google Japan tanggal 12122019 12 Desember 2019. 

Anna san Thank you for your warm hospitality. Maaf sudah mengganggu jam kerjanya.

Senang sekali bisa mengunjungi kantor google Japan. Kantornya lumayan besar, saya kira hanya beberapa lantai, ternyata google japan berlokasi di shibuya stream lantai 5-35. Di lantai 24 ada kantin karyawan italian food and coffee, di kantin lantai 30 menunya Japanese Food, semua disajikan ala buffet free of charge untuk karyawan dan para tamu. Karyawan di google Japan ini ada sekitar 2000 orang dan 18 orang diantaranya ada orang Indonesia. Sebagai orang Indonesia saya ikut bangga hehehe. Salah satu dari karyawati dari Indonesia jg ikut berkonstribusi untuk pembangunan prayer room (mushola) di kantor google japan ini. Sepertinya google punya moto seperti saya yang hobi makan, "Happy tummy happy me", dengan makan enak maka hati senang dan kreativitaspun meningkat. 

Kekreativan para karyawan terlihat pada beberapa hiasan lukisan di dinding dan beberapa dekorasi ruangan, lukisan-lukisan tersebut karya para karyawan. Selain karyawan dimanjakan dengan makanan ala buffet, di google Japan juga ada massage room, music room, game room, nap room (bergaya capsule hotel), gym. Hari yang menyenangkan bisa berkunjung ke tempat kerjanya mba Anna dan mendengarkan kisah-kisah inspriratifnya. Good Luck for your job and your business.









Thanks again for your warm hospitality.

Wednesday, November 6, 2019

Panggilan ibu dan bapak dalam bahasa Jepang

Ilmu hari ini dari Imelda sensei.

Ofukuro vs Oyaji

Wah kebetulan hari ini Mbak Dian mengadakan poll tentang sebutan anak-anak kepada warga WIBJ. Yang paling banyak tentu Mama, tapi Okaasan menempati urutan ke3. Nah, dalam komentar ada yang menyebutkan OFUKURO. Kenapa ibu disebut ofukuro?

Teman-teman tahu ya, bahwa kata bahasa Jepang yang diawali o- itu berarti bentuk penghormatan. O-cha, O-bon, O-hashi jadi kata dasarnya Ofukuro apa dong? Fukuro袋?

Ofukuro おふくろ、お袋 (biasanya tidak pakai kanji, hanya hiragana) memang berasal dari O + fukuro yang berarti kantung. Ya, seperti vynil fukuro begitu. Konon kata sebutan ofukuro untuk ibu itu karena ibu-ibu selalu menaruh uang atau perhiasannya dalam kantung. Jadi ibu identik dengan fukuro itu.

Tapi ada juga yang mengatakan bahwa kita lahir dari rahim ibu, dan rahim itu bentuknya seperti fukuro. Karenanya ibu adalah fukuro yang melindungi kita, jadilah kata ofukuro.

Lalu ada lagi yang mengatakan bahwa fukuro itu berasal dari futokoro ふところ. Futokoro itu adalah bagian dalam lipatan kimono di sekitar dada. Wanita Jepang berkimono memasukkan dompet tipis di dalam lipatan bagian dada itu. Jadi bisa dimengerti kalau dianggap seorang ibu “memasukkan” anaknya yang berharga itu dalam lipatan kimono bagian dadanya kan?

Dulu wanita pun memakai kata ofukuro terhadap ibunya, tapi sekarang biasanya yang menyebut ibunya dengan ofukuro adalah laki-laki.

Dengan kata ofukuro ini, timbullah istilah Ofukuro no aji おふくろの味、rasa ibu, yaitu masakan ibu. Setiap rumah punya rasa tersendiri, yang dimasak oleh ibunya masing-masing. Ingat film Ratatouille (レミのおいしいレストラン)、di situ digambarkan bahwa si kritikus masakan langsung teringat pada ibunya waktu makan masakan Remi. Dia langsung teringat pada ofukuro no aji. Masakan ibu yang sangat membekas, dan sampai kapanpun kita merindukannya. Nah, banyak restoran yang juga memakai slogan ofukuro no aji, untuk menarik pembeli dengan masakan rumahan yang pasti enak, seperti yang ibumu masak deh. :D

Lalu Oyaji bagaimana? Oyaji adalah sebutan terhadap ayah. Saya belajar kata oyaji pertama kali dalam istilah 地震雷火事親父jishin, kaminari, kaji, oyaji. Empat hal yang menakutkan di dunia ini adalah gempa, petir, kebakaran...dan... ayah! :D Segitunya dulu seorang ayah ditakuti (sekarang mah....... jawab sendiri hehehe)

Di Jepang, panggilan ayah ada beberapa macam. Otosan お父さん(おとうさん)biasanya untuk ayahnya orang lain (hint= semua yang pakai san bukan untuk diri-sendiri). Jadi untuk ayah sendiri pakai chichi 父 (ちち). Tentu saja pengaruh dari luar bisa juga memanggil papa パパ。 Nah kalau anak kecil biasanya panggil papa, tapi kalau sudah menjadi remaja biasanya memanggil ayahnya dengan Oyaji 親父 (おやじ)(kalau panggil papanya langsung) atau chichioya(ちちおや 父親) jika membicarakan ayahnya pada orang lain . Nah di sini bisa dilihat bahwa sebetulanya kata oyaji itu kebalikan dari chichioya… oyachichi, oyachi…lalu berubah menjadi oyaji.

Nah, ada sebuah survey yang menanyakan kapan seorang anak laki-laki berhenti memanggil ayahnya dengan papa dan berubah menjadi Oyaji. Ternyata perubahan itu terjadi waktu SMP dengan jawaban 33%. Alasannya, malu memanggil “papa” , atau karena lingkungan sekitar semua memanggil begitu, atau mulai SMP itu ingin berbicara pada ayahnya secara man-to-man. Nah, jadi bagi ayah yang tiba-tiba mendengar dirinya dipanggil sebagai oyaji oleh anak laki-lakinya, berarti anaknya sudah menjadi dewasa dan ingin diperlakukan sebagai laki-laki dewasa juga.

Kalau dalam bahasa Indonesia, saya rasa tidak ada perubahan panggilan terhadap ayahnya sendiri. Jika dari kecil panggil papa, mustinya sih tidak akan berubah. Lagipula panggilan ayah berbeda menurut daerahnya. Mungkin ada yang memanggil Babe, Abah, Ayah, Daddy (hihihi ogah ah saya panggil daddy kayaknya kok foreign banget ya), Papa, Papi….dsb.

Jadi jangan kaget ya kalau ada orang Jepang yang menyebut Ofukuro dan oyaji untuk orang tuanya. Yang lucu dong sahabat akrab saya, panggil ibunya KAN, dan bapaknya TON … Kanton(g) deh :D

BTW ofukuro no aji, masakan khusus mama kalian apa? Aku…. Pastel tutup euy. 

#wibjnihongo #wibjbudayajepang

#ofukuro  #oyaji

Sunday, October 27, 2019

Manner uang suka dan uang duka di Jepang

Sedikit Tentang Manner Uang Suka dan Uang Duka di Jepang

    Kalau kita cukup lama tinggal di Jepang tidak mustahil kita akan mengalami peristiwa diundang ke pesta pernikahan (Kekkon Shiki Hiroen) atau melayat ke rumah duka (Kokubetsu Shiki) teman atau keluarga teman yang orang Jepang. Seperti juga di Indonesia tentunya ada manner atau kepatutan dalam berpakaian, berperilaku bahkan bertutur-kata di kedua acara khusus dalam kehidupan seseorang tsb. Nah di Jepang juga ternyata ada yang namanya uang suka atau kado pernikahan berupa uang yang namanya Gosyugi dan uang duka yang namanya Koden. Berbeda dengan di Indonesia pemberian uang suka atau uang duka ini tidak bisa seenaknya saja seperti memberikan uang yang sudah dilinting atau dilipat-lipat dan diberikan dengan diselipkan ke tangan mempelai atau yang sedang berduka saat berjabat tangan atau diselipkan ke kantung bajunya. Ada aturannya yang cukup ribet dan detil yang jika salah atau kurang tepat bisa membuat kurang nyaman si penerimanya.
    Pertama uang harus dimasukan dalam amplop khusus untuk uang suka Goshugi atau uang duka Koden. Amplop ini bisa dibeli di toko alat tulis atau di convinient store spt Seven Eleven, Family Mart dll. 
    Lihat gambar. Gambar kiri atas adalah contoh amplop untuk uang suka namanya Goshugi Bukuro atau Shugi Bukuro (Fukuro/Bukuro artinya amplop/kantong/karung). Berwarna-warni dan cerah. Gambar kiri bawah adalah contoh amplop untuk uang duka namanya Koden Bukuro. Warnanya hitam semua atau warna gelap. Awas jangan salah beli. Nanti bisa dipelototi oleh penerima tamunya.
    Kedua, seperti pada gambar kiri atas dan bawah, amplop luar yang disebut Uwazutsumo yang artinya cover atau wrapper berupa kertas lipat ini harus diberi nama dengan jelas. Sebaiknya ditulis dengan kuas atau pena yang menyerupai kuas. Jangan tulis dengan ballpoint atau pensil atau spidol. Nama ditulis dari atas ke bawah. Pena seperti ini juga dijual di toko alat tulis atau convinient store. Kalau salah tulis beli amplop baru jangan pelit memaksakan dengan mencoret atau menghapus yang tulisan yang salah dan meralatnya kembali. Sangat tidak sopan. Jika perlu latihan dulu dengan kertas lain sampai mantab jiwa sebelum menulis di amplop.
    Ketiga, di dalam amplop itu ada amplop lagi yaitu naka bukuro yang artinya amplop dalam. Amplop ini untuk mengisi uang. Seperti pada gambar atas tengah di bagian muka amplop jangan lupa tulis jumlah lembaran uangnya. Kalau ¥30.000 tulis dari atas ke bawah “Kin San Man En” dalam kanji yang artinya uang 3 (lembar) lembaran 10 ribu yen. Pastikan jumlah yang ditulis dan dimasukan ke dalam amplop adalah sama. Jangan isi uang recehan. Sangat tidak sopan.
    Keempat, jangan lupa tulis nama dan alamat pada bagian belakang amplop dalam seperti kalau menulis di amplop surat spt pada gambar tengah bawah. Penulisan amplop ini untuk memudahkan si penerima jika hendak membalas budi kepada si pemberi.
    Kelima, amplop dalam tidak perlu dilem. Ini untuk memudahkan sipenerima mencocokan jumlah uang yang tertulis dan yang ada di dalam amplop ketika melakukan pencatatan (untuk membalas budi di kemudian hari).
    Keenam, cara memasukan lembaran uang. Perlu diperhatikan ada perbedaan cara memasukan uang untuk uang suka dan uang duka.
    Untuk uang suka atau Goshugi sebagai hadiah pernikahan siapkanlah uang kertas yang masih baru. Tidak boleh uang yang sudah pernah dipakai apalagi uangnya sudah terlipat, lecek, kotor atau robek. Jika tidak punya uang kertas yang masih baru tukarkanlah ke Bank atau Kantor Pos. Kalau bisa selalu memyetok beberapa uang kertas baru sebagai antisipasi diundang pesta pernikahan orang Jepang. Untuk uang suka, lembaran depan uang kertas yang ada gambar orangnya harus menghadap ke atas saat muka amplop yang ada tulisan jumlah uangnya menghadap ke atas itu dibuka. Lihat gambar kanan atas.
    Untuk uang duka atau Koden justru sebaliknya. Jangan gunakan uang kertas yang masih baru. Gunakan uang kertas yang sudah terpakai tapi sopan yaitu uang kertas yanv tidak lecek, kotor apalagi robek. Ini untuk menandakan bahwa kedukaan adalah hal-hal yang tak terduga yang tidak bisa disiapkan sebelumnya. Untuk uang duka, lembaran belakang uang kertas yang tidak ada gambar orangnya harus menghadap ke atas saat muka amplop yang ada tulisan jumlah uangnya menghadap ke atas itu dibuka. Lihat gambar kanan bawah.
    Ketujuh, mengenai jumlah uang untuk uang suka dan uang duka juga berbeda. Pada umumnya jumlah uang duka lebih sedikit daripada uang duka. Ini untuk meringankan beban si penerima yang sedang berduka jika hendak membalas budi nantinya. Jika terlalu besar bisa jadi malah merepotkan. Pasaran jumlah uang suka adalah bergantung dengan hubungan antara si pemberi dengan yang menikah atau yang meninggalnya. 
    Menurut majalah informasi tentang wedding atau bridal pasaran uang suka adalah kurang lebih sebagai berikut. Makin dekat hubungannya makin besar uang sukanya.
Teman dari pengantin : ¥30.000 (rerata ¥30.000)
Atasan dari pengantin : ¥30.000 - ¥50.000 (rerata ¥39.000)
Guru atau orang yang berjasa terhadap pengantin (Onshi) : ¥30.000 - ¥50.000 (rerata ¥37.000)
Keluarga pengantin : ¥50.000 - ¥100.000 (rerata ¥67.000)
    Sementara menurut situs pembanding harga kakaku_dot_com pasaran uang duka adalah kira-kita sebagai berikut:
Yang meninggal adalah teman atau keluarganya : ¥3.000 - ¥10.000
Yang meninggal adalah atasan atau keluarganya: ¥3.000 - ¥20.000
Yang meninggal adalah guru atau orang yang berjasa : ¥3.000 - ¥10.000
Yang meninggal adalah keluarga : ¥30.000 - ¥100.000
    Di Jepang juga jumlah lembaran uang suka mau pun uang duka baiknya berjumlah ganjil jangan genap. Karena angka genap bisa dibagi habis yang dalam bahasa Jepang disebut Wari Kireru yang mengisyaratkan En Ga Kireru yang artinya putus hubungan silaturahmi. Tapi angka 9 yang bisa dibaca Ku yang artinya tersiksa sebaiknya dihindari juga.
    Kedelapan,  lipatlah amplop luar uwazutsuminya dengan rapi dan ikat dengan tali pengikat yang biasanya berupa kumpulan lima tali kecil berwarna merah putih yang melambangkan suka ria untuk uang suka atau berwarna hitam dan putih yang melambangkan duka untuk uang duka. Tali simpul ini biasa dinamakan Mizubiki. Ada dua jenis simpul yaitu Musubi Kiri atau simpul mati yang tidak bisa dilepas lagi sekali diikat dan Cho Musubi atau simpul kupu-kupu seperti pada simpul tali sepatu yang bisa dibuka berulang-ulang. Untuk pengikat amplop uang suka atau uang duka biasanya digunakan simpul Musubi Kiri yang artinya ikatan pernikahan ini cukup sekali saja atau kemalangan ini cukup sekali saja. Gambar kiri bawah adalah contoh simpul Musubi Kiri. Tapi sekarang sebagai pengganti Musubi Kiri atau Cho Musubi banyak digunakan simpul Awaji Musubi yang lebih netral seperti pada gambar kiri atas.
    Masalah angpau saja di Jepang cukup ribet bukan.
    Terakhir, umumnya jika kita memberi uang suka atau uang duka biasanya nanti si penerima akan memberikan timbal baliknya juga yang setimpal dengan jumlah uang suka atau uang duka kita tsb dalam bentuk souvenir atau bentuk lainnya. Makanya penting menuliskan nama, jumlah uang dan alamat rumahnya untuk dicatat.

Tokyo, 26 Oktober 2019

https://thelintas.wordpress.com/2019/10/26/sedikit-tentang-manner-uang-suka-dan-uang-duka-di-jepang/

Sunday, October 13, 2019

Typhoon hagibis 12 Oct 2019

Sabtu kemarin merupakan pengalaman mendebarkan bagi saya dalam menghadapi himbauan akan adanya bencana angin topan yang akan melanda Tokyo dan sekitarnya. Dari hari Jum'at siang hujan sudah melanda Tokyo dan sekitarnya. Mulai Jum'at orang-orang sudah berbondong2 berbelanja persiapan bahan makanan dan minuman dan alat-alat keperluan antisipasi lainnya untuk persiapan bencana yang akan terjadi. Tidak seperti biasanya antrian kasir panjang sekali di supermarket, padahal supermarket di Jepang mayoritas sudah menggunakan pembayaran menggunakan mesin, jd staff kasir hanya menscan produk, lalu customer tinggal melakukan pembayaran di mesin pembayaran. Mesin pembayaran tersebut banyak sekali, lebih dari 10 mesin untuk supermarket sedang seperti yang di sebrang rumah saya.

Thypoon higibis yang kemarin melanda Jepang bagian Timur dan tengah membuat hati was was, saya sudah siap siap masak banyak, demi persiapan kalau2 gas mati atau listrik mati, setidaknya agar bahan makanan dan minuman siap disantap untuk 2 hr. Alhamdulillah badai sudah berlalu dan tidak seseram yang dibayangnya, yang penting jangan keluar rumah, pastikan semua barang di luar rumah dimasukkan, agar tidak berterbangan dan merusak kaca rumah sendiri. Alhamdulillah sujud syukur pada Allah.

Thursday, September 12, 2019

Innalillahi wa inna ilaihi rojiun

Innalillahi wa inna ilaihi rojiun.
Kemarin 11 September Presiden ke-3 Indonesia Bapak Habibie meninggal dunia. Beliau adalah salah satu sosok idola saya.

Bismillah, copas dr tetangga
Ini Ungkapan Hati BJ Habibie Soal Akhirat  yang Bikin Merinding
8 Jan 2019

NONSTOPNEWS.ID - Pidato BJ Habibie viral. Mantan Presiden RI ini menuliskan tentang kisah hidupnya.

SAAT KEMATIAN ITU KIAN DEKAT.

KALAULAH SEMPAT ? Renungan utk kita semua !!!!
--------------------
(Ketika BJ Habibie berpidato di Kairo, beliau berpesan "Saya diberikan kenikmatan oleh Allah ilmu technology sehingga saya bisa membuat pesawat terbang, tapi sekarang saya tahu bahwa ilmu agama itu lebih manfaat untuk umat Islam. Kalo saya disuruh memilih antara keduanya maka saya akan memilih ilmu Agama." )

Sepi penghuni...
Istri sudah meninggal... 
Tangan menggigil karena lemah...
Penyakit menggerogoti sejak lama...
Duduk tak enak, berjalan pun tak nyaman... Untunglah seorang kerabat jauh mau tinggal bersama menemani beserta seorang pembantu...

3 anak, semuanya sukses... Berpendidikan tinggi sampai ke luar negeri...
» Ada yang sekarang berkarir di luar negeri... »
Ada yang bekerja di perusahaan asing dengan posisi tinggi... »
Dan ada pula yang jadi pengusaha ...
Soal Ekonomi, saya angkat dua jempol » semuanya kaya raya...

Namun....
Saat tua seperti ini dia 'Merasa Hampa', ada 'Pilu Mendesak' disudut hatinya..

Tidur tak nyaman...
Dia berjalan memandangi foto-foto masa lalunya ketika masih perkasa & enegik yg penuh kenangan

Di rumah yang besar dia merasa kesepian, tiada suara anak, cucu, hanya detak jam dinding yang berbunyi teratur...

Punggungnya terasa sakit, sesekali air liurnya keluar dari mulutnya....
Dari sudut mata ada air yang menetes.. Rindu dikunjungi anak2nya

Tapi semua anaknya sibuk dan tinggal jauh di kota atau negara lain...
Ingin pergi ke tempat ibadah namun badan tak mampu berjalan....

Sudah terlanjur melemah...

Begitu lama waktu ini bergerak, tatapannya hampa, jiwanya kosong, hanya gelisah yang menyeruak...
Sepanjang waktu ....  

Laki-laki renta itu, barangkali adalah Saya... Atau barangkali adalah Anda yang membaca tulisan ini suatu saat nanti_
Hanya menunggu sesuatu yg tak pasti...
Yang pasti hanyalah KEMATIAN.
Rumah Besar tak mampu lagi menyenangkan hatinya..._
Anak Sukses tak mampu lagi menyejukkan rumah mewahnya yang ber AC...
Cucu-cucu yang hanya seperti orang asing bila datang..._
Asset-asset produktif yang terus menghasilkan, entah untuk siapa .?

Kira-kira jika malaikat 'Datang Menjemput', akan seperti apakah kematian nya nanti.

Siapa yang akan memandikan ?

Dimana akan dikuburkan ??

Sempatkah anak kesayangan dan menjadi kebanggaannya datang mengurus jenazah dan menguburkan?

Apa amal yang akan dibawa ke akhirat nanti?
Rumah akan di tinggal, asset juga akan di tinggal pula...
Anak-anak entah apakah akan ingat berdoa untuk kita atau tidak ???
Sedang ibadah mereka sendiri saja belum tentu dikerjakan ???
Apa lagi jika anak tak sempat dididik sesuai tuntunan agama???  Ilmu agama hanya sebagai sisipan saja..._

'Kalau lah Sempat' menyumbang yang cukup berarti di tempat ibadah, Rumah Yatim, Panti Asuhan atau ke tempat2 di Jalan Allah yang lainnya...

'Kalau lah Sempat' dahulu membeli sayur dan melebihkan uang pada nenek tua yang selalu datang...... 

'Kalau lah Sempat' memberikan sandal untuk disumbangkan ke tempat ibadah agar dipakai oleh orang yg memerlukan..... 

'Kalau lah Sempat' membelikan buah buat tetangga, kenalan, kerabat dan handai taulan...... 

Kalau lah kita tidak kikir kepada sesama, mungkin itu semua akan menjadi 'Amal Penolong' nya ......

Kalaulah dahulu anak disiapkan menjadi 'Orang yang Shaleh', dan 'Ilmu Agama' nya lebih diutamakan

Ibadah sedekahnya di bimbing/diajarkan & diperhatikan, maka mungkin senantiasa akan 'Terbangun Malam', 'Meneteskan Air Mata' mendoakan orang tuanya.

Kalaulah sempat membagi ilmu dengan ikhlas pada orang sehingga bermanfaat bagi sesama...

"KALAULAH SEMPAT"

Mengapa kalau sempat ?
Mengapa itu semua tidak jadi perhatian utama kita ?  Sungguh kita tidak adil pada diri sendiri.  Kenapa kita tidak lebih serius

Menyiapkan Bekal' untuk menghadap-NYA dan 'Mempertanggung Jawabkan' kepadaNya?
Jangan terbuai dengan 'Kehidupan Dunia' yang  bisa  melalaikan.....

Kita boleh saja giat berusaha di dunia....tapi jadikan itu untuk bekal kita pada perjalanan panjang & kekal di akhir Hidup kita.

(yg menulis & menyebarkan catatan ini semoga menjadi sodaqoh ilmu & ladang amal Shaleh)_

Teruslah menjadi Pejuang Dakwah dan menabur Kebajikan selama hayat masih dikandung badan meski hanya sepotong pesan.

Semoga Bermanfaat...
PS : semoga dengan copas ini ada yg mengamalkan sebagian dari wejangan beliau, menjadi kan  bertambah berat timbangan amal beliau... aamiin kibarkan bendera setengah tiang yuk... 3 hari berduka nasional

Thursday, May 23, 2019

Innalilahi wa inna ilaihi rojiun

22 Mei 2018 sekitar  jam11 malam, waktu penang, telah berpulang ke rahmatullah salah satu ustadz fav saya, ustadz Muh. Arifin ilham. Innalilahi wa inna ilaihi rojiun. Semoga almarhum diberikan tempat terbaik di sisi Allah. Aamiin.

Dulu sewaktu saya masih muda dan single, dan sebelum saya terjebak di negeri entah berantah ini, hehe, alhamdulillah beberapa kali saat ada acara dzikir akbar yang diadakan di mesjid at tin (biasanya saat tahun baru), dzikir akbar yang dipimpin ustadz Arifin Ilham, alhamdulillah saya beberapa kali datang, alhamdulillah hati ini sangat tenang, damai, bahagia kalau sudah ikut dzikir bersama tersebut, Yaa Allah, kini ustadz favorit saya telah bertemu dengan sang Khalik, tidak ada lagi acara dzikir bersama, malam muhasabah bersama ustadz lagi. Selamat jalan ustadz, ustadz sekarang sudah tidak sakit lagi, sakit kanker getah bening yang ustadz derita. Jasamu tiada tara tad.

PESAN INDAH DARI *USTADZ ARIFIN ILHAM (ALM)*
😭😭😭

Assalamu'alaikum Wr. Wb..
Cerdasnya orang yg beriman adalah, dia yg mampu mengolah hidupnya yg sesaat & yg sekejap untuk hidup yg panjang..
Hidup bukan untuk hidup, tetapi hidup untuk Yang Maha Hidup. Hidup bukan untuk mati, tapi mati itulah untuk hidup.Kita jangan takut mati, jangan mencari mati, jangan lupakan mati, tapi rindukan mati. Karena, mati adalah pintu berjumpa dengan Allah SWT.
Mati bukanlah akhir cerita dalam hidup, tapi mati adalah awal cerita sebenarnya, maka sambutlah kematian dengan penuh ketakwaan.
Hendaknya kita selalu menjaga tujuh sunnah Nabi setiap hari. Ketujuh sunnah Nabi SAW itu adalah:
.
.
● *Pertama*
Tahajjud karena kemuliaan seorang mukmin terletak pada tahajjudnya.
.
● *Kedua,*
Membaca Al-Qur’an sebelum terbit matahari. Alangkah baiknya sebelum mata melihat dunia, sebaiknya mata membaca Al-Qur’an terlebih dahulu dengan penuh pemahaman.
.
● *Ketiga,*
Jangan tinggalkan masjid terutama di waktu subuh. Sebelum melangkah kemana pun langkahkan kaki ke masjid, karena masjid merupakan pusat keberkahan, bukan karena panggilan muadzin tetapi panggilan Allah yg memanggil orang beriman untuk memakmurkan masjid Allah.
.
● *Keempat,*
Jaga Shalat Dhuha karena kunci rezeki terletak pada shalat dhuha
.
● *Kelima,*
Jaga sedekah setiap hari. Allah menyukai orang yg suka bersedekah, dan malaikat Allah selalu mendoakan kepada orang yg bersedekah setiap hari.
.
● *Keenam*
Jaga wudhu terus menerus karena Allah menyayangi hamba yg berwudhu.
Khalifah Ali bin Abi Thalib berkata, “Orang yg selalu berwudhu senantiasa ia akan merasa selalu shalat walau ia sedang tidak shalat, dan dijaga oleh malaikat dengan dua doa, "ampuni dosa dan sayangi dia Ya Allah”.
.
● *Ketujuh,*
Amalkan istighfar setiap saat.
Dengan istighfar masalah yg terjadi karena dosa kita akan dijauhkan oleh Allah.

*Tiga doa yang janganlah kau lupakan dalam sujud*
*1. Mintalah diwafatkan dalam keadaan husnul khotimah
_Allahumma inni as'aluka husnal khotimah_
Artinya : " Ya Allah aku meminta kepada-MU husnul khotimah "
*2. Mintalah agar kita diberikan kesempatan Taubat sebelum wafat
_Allahummarzuqni taubatan nasuha qoblal maut_
Artinya: " Ya Allah berilah aku rezeki taubat nasuha (atau sebenar-benarnya taubat) sebelum wafat "
*3. Mintalah agar hati kita ditetapkan di atas Agamanya
_Allahumma yaa muqollibal quluub tsabbit qolbi 'ala diinika_
Artinya: " Ya Allah wahai sang pembolak balik hati, tetapkanlah hatiku pada agama-MU "
Kemudian saya sampaikan,
jika kau sebarkan perkataan ini, & kau berniat baik maka kami doakan menjadikan kemudahan urusan urusanmu di dunia & akhirat.
Lakukanlah kebaikan walau sekecil apapun itu, karena tidaklah kau ketahui amal kebaikan apakah yang dapat menghantarkanmu ke syurga
Kirim ini semampumu dan seikhlasmu kepada sesama Muslim, sampaikanlah walau hanya pada 1 org..
*SYETAN TERUS BISIKIN >=)*
*"UDAAAAHLAAH,, GAK USAH DI SEBARIN*, gak penting kok, BUANG2 WAKTU aja, gak akan dibaca kok...
*SEKECIL* apapun amal ibadah, Allah SWT menghargainya PULUHAN kali lipat...
Smga kita semua termasuk dlm golongan org² yang bertaqwa,, aamiin... tolong baca sebentar aja Kita dzikir sebentar ingat ﺍَﻟﻠّﻪُ ...
*"Subhanallah, Walhamdulillah WalailaHa ilallah Allahu-Akbar wa la haula wala quwata illa billahil aliyil adzim”*
Sebarkanlah... Insha Allah kita akan membuat beribu-ribu manusia berdzikir.🙏🙏

Rasulullah S.A.W bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)

Aamiin Yaa Robbal 'Aalamiin

Semoga bermanfaat..

Thursday, April 4, 2019

コピルアックの歴史

コピ・ルアックは、なぜインドネシアで生まれたのか?




今ではコーヒーで有名なインドネシアですが、


元々インドネシアにコーヒーは存在しませんでした。


オランダ人が300年ほど前、コーヒー豆を持ち込んだところから


栽培が始まりました。

オランダの植民地時代、コーヒープランテーションで
地元農民たちは、輸出用のコーヒー栽培に従事させられるだけで、
自分達が飲むことは禁止されていたそうです。



地元農民はそんな厳しい状況の中、
手の届かないコーヒーというものを


なんとか飲んでみたいという思いから、
仕方なく森でジャコウネコの糞に残っていた未消化の豆


を拾い集めて、キレイに洗って飲んでみた、


これがルアックコーヒーの起源だそうです。


植民地支配の時代、搾取されることがなかったならば、
最高級品といわれるコピ・ルアックは発見されなかったでしょう。


これからコピ・ルアックを飲む機会が何度かあると思います。
そのたびに、この起源(大変な植民地支配の時代があったこと)


を思い浮かべながら、まずは洗うところから始まる製法も脳裏をよぎりつつ、
ちょっと複雑な気分で、ルアックコーヒーを頂くことになりそうです