Wednesday, June 1, 2016

Tobitakkyuu Station Area

Area ini masuk wilayah choufu, seperti kecamatan sebelah. Dari rumah saya berjalan kaki sekitar 1km. Di Jepang, 1km dianggap lumrah,dan saya pun lama-lama terbiasa, dari yang awalnya saya dayang dari kota berbudaya ''using my own car'' sekarang saya terbiasa ''using my foot''. Hahaha.

Setidaknya satu minggu satu kali saya dan suami jalan-jalan santai sampai ke daerah Tobitakkyu, untuk berbelanja. Di daerah sini ada toko sayuran bernama minatoya yang harganya bersahabat. Di sebrang apartemen saya ada supermarket dan toko sayuran juga, tetapi entah kenapa harganya tidak sekompetitif di Tobitakkyu. Karena harganya lumayan murah,maka suami saya biasanya membawa tas yang dilengkapi dengan roda,jadi tidak masalah berapa beratpun belanjaan yang saya beli. Menurut suami,gaya belanja saya sama seperti orang Amrik,sukanya belanja banyak dan stock di kulkas, sedangkan kebiasaan ibi-ibu rumah tangga disini tiap hari berbelanja sedikit demi sedikit sambil memantau harga kebutuhan pokok harian.  Hmmm mungkin saya terbawa budaya saya di Indonesia, belanja banyak di lotte mart,tinggal pakai trolley dan masukkan semua ke bagasi mobil,bisa buat stock hampir sebulan hehehe.

Saat musim semi tiba, di awal April 2016, wilayah tobitakkyuu sekitar stasiun banhak bermekaran sakura,jadi saya sambil berbelanja bisa sambil menikmati keindahan ciptaan Allah ini.

Sakura in Fuchuu Tokyo

Tempat tinggal saya sekarang berada di daerah barat Tokyo, daerahnya bernama Fuchuu. Konon dahulu di daerah sini banyak tinggal para musashi, itulah sebabnya nama stasiun dekat rumah saya bernama musashinodai. Lalu, tidak jauh dari fuchuu ada juga beberapa stasiun yang memakai nama musashi, seperti musashi sakai dan musashi koganei. Menurut cerita sang suami, dahulu daerah di sini banyak bermukim para musashi atau shogunate atau bahasa Indonesianya kira-kira seperti panglima perang.

Awal April 2016 lalu, tanpa perlu berjalan jauh, di sepanjang jalan dekat rumah saya terlihat banyak sekali pohon sakura yang bermekaran. Alhamdulillah masyaAllah cantiknya. Namun, kecantikan dunia itu hanya sesaat, tidak abadi, hanya satu minggu bunga sakura pun berguguran,yang tersisa hanya batang dan bermunculanlah daun-daun nan hijau untuk menyambut musim panas.

Spot-spot sakura di sekitar rumah saya ada di shiraitodai doori, oshidate kouen, fuchuu mori no kouen, pohon-pohon di sekitar apartemen, shiraitodai chuuou kouen, jalanan di belakang musashinodai eki, minami ahiraitodai doori, tobitakyuu eki area.

Friday, May 27, 2016

Chidorigafuchi Spring April 2016

Awal April 2016 adalah timing yang tepat untuk ohanami(menikmati bunga sakura, biasanya sambil piknik).

Kali ini saya dan suami memilih chidorigafuchi yang berlokasi di daerah pusat Tokyo. Sekitar 1 jam dari rumah saya. Untuk mencapai chidorigafuchi bisa melewati stasiun kudanshita dan Hanzomon.

Tidak jauh dari chidorigafuchi juga ada jinja(kuil shinto) yang sakuranya sedang migoro (sedang mekar2nya). Namanya kuil okunijinja.

Pemandangan di chidorigafuchi berjejer 260 pohon sakura dari berbagai species dan banyak perahu-perahu yang biasanya dipakai untuk dating. Hahaha.

Friday, April 1, 2016

Happy Birthday to You

March is my month, and April is his month.
Happy birthday to you, special for my half.
Love you always.


Thursday, March 24, 2016

Celebrate My 34th

Ini pertama kalinya ulang tahun dirayakan bersama suami.

Sudah beberapa kali ulang tahun dirayakan bersama ''dia'' tapi rasanya sungguh sangat berbeda dengan tahun ini. Walaupun tahun lalu ulang tahun saya dirayakan di Tokyo juga, tetapi tidak ada perayaan spesial. Kami sibuk dengan pengurusan surat-surat pernikahan dan hanya makan di sebuah kedai di dekat stasiun. Si dia pun karena bukan orang yang romantis, memberikan kado masih dibungkus plastik toko. Walaupun toko di Jepang telah membungkus secantik apapun, menurut saya tetap saja beda,bungkusan dari hati atau dari toko hahaha, tanpa sweet card or ''something''. Tahun-tahun lalu pun berlalu tanpa kecupan ulang tahun atau sentuhan sayang haha *ngarep banget ya gue*.
Tetapi Alhamdulillah tahun ini, setelah resmi menjadi istri, tepat jam 00 si dia mengucapkan selamat ulang ulang tahun plus kecupan sayang plus plus. Waktunya bangun tidur pun, si dia yang biasanya sulit bangun shubuh, tanpa saya bangunkan,langsung bangun sendiri dan tiba-tiba si dia memberikan kado dan cheese tart kesukaan saya. Alhamdulillah what a wonderful life. Terima kasih Allah atas semuanya. Bahagia itu sederhana, saya tidak meminta hal yang mewah, tetapi cukup dengan sedikit perhatian yang luar biasa hehe.

Semoga tahun-tahun yang akan datang tambah berkah, tambah kebahagiaan dengan hadirnya buah hati kami.

Perayaan kali ini memang sungguh spesial buat saya, karena si dia memesankan makan malam di luar dengan budget yang cukup besar dan mewah bagi seorang yang sederhana seperti kami. Kami makan di private room sebuah restoran Jepang, dengan santapan ikan fugu yakiniku, nabe, tempura dan lain sebagainya yang memanjakan perut dan lidah kami. Alhamdulillah nikmat.

Thank you Allah, thank you my love.

Saturday, March 12, 2016

Happy Birthday to Me

Alhamdulilah puji dan syukur hamba panjatkan.
Ulang tahun pertama bersama suam, bersama janin di perut dan bersama dunia sakura yang baru kujalani.
Dengan harapan, diriku bertambah kuat, dewasa, penuh keberkahan, kemakmuran, kebahagiaan dan selalu dalam lindungan Allah SWT.
Welcome my 34.

Friday, January 22, 2016

First Snow in January 2016

Menyelinap masuk ke dalam sendi-sendi, tulang dan merenggut kehangatan tubuhku.
Saat si putih datang, enggan berpisah dengan selimut nan hangat, enggan beraktivitas di dalam kulkas besar milik sang maha pencipta.
Januari 2016 adalah salju pertama dalam dunia baruku, serasa diriku hidup dalam air air keras, karena tanganpun kelu dan tak berasa.
Welcome to winter 2016, Tokyo.