2 Novemberpun berlalu sudah....
Kertas undangan yang kuterima, kuabaikan begitu saja....
Hampa...
Hampa...
Hampa....
Menerawang ke jalan itu
Pintu belakang yang pernah kulewati denganmu...
jalan sepi nan dingin
Angin kota kecil itupun menerpa kita.
Ya kita.....kita pernah jalan bersama, saling bertanya kabar kita dan saling menceritakan cita-cita kita...
Kumenunggu dan menunggu....
Tapi hanya sia yang ada....
Kuberjanji, kukan kembali ke jalan itu, ke kota itu, ke malam dingin nan romantis namun bukan denganmu, kukan menjemputnya di selatan kota, menjemput cita dan cintaku.....
Tuesday, November 11, 2014
NOTALGIA
Wednesday, October 15, 2014
Berawal dari Path
Setitik demi setitik terlihat jelas
Terlihat jelas dirinya tersenyum
Senyum segar bukan palsu
Tanpa kusadari...
Senyumnya hanya untuknya
Dia....sang kekasihnya telah menunggunya di ujung kota...
Berakhir sudah penantian tak berujung...penantian dari Sabtu ketemu Sabtu....penantian yang sama saat kuberdiri di Jam besar stasiun Nagoya....
Good bye my lovely guy
Wish u have happy wedding life
Saturday, August 9, 2014
Gugur Bunga
Sehelai demi sehelai kelopak bunga sakura itu berguguran.
Berhamburan terbawa angin.
laksana remahan remahan..
Memudar...ditelan kencangnya angin.
Tatkala helai itu mendarat di tanah...hancur luluh terinjak-injak langkah-langkah dunia nan kejam menghancurkan lembutnya helaian kelopak bunga sakura yang lembut, manis nan lemah.
Selamat tinggal sang kelopak nan manis, indah, lemah kembut.
Tuesday, July 29, 2014
Happy Eid Mubarak
PadaMu kubersimpuh
PadaMu kumengadu
PadaMu kumeminta
Ampunilah dosa hambaMu ini yaa Allah
Happy Eid Mubarak 1435 H
Semoga kita kembali ke sucike fitrahNya.
Semoga amal dan ibadah kita di bulan ramadhan diterima Allah. Aamiin
Monday, May 5, 2014
Hanya Allah yang Tahu
Friday, April 25, 2014
Japan Trip 2014
Seperti biasa.....
Saya suka bunga, saya suka macro, saya suka spring saya suka sejuk, saya suka sakura, dan saya suka kamu. Ya kamu...cuma kamu, hanya kamu...
Dengan harapan musim semi kan membawa cinta dihatiku....
Walau cinta dan pangeran belum menyapaku, kutetap berharap suatu saat itu akan indah seindah musim semi.
Tuesday, March 25, 2014
Kisah klasik di Penghujung Maret 25 Maret 2014
Sang mentaripun urung menyapa.
Namun seketika mataku terhenyak.
Si dia dari Kutub timur menyapa.
Seperti membawaku terbang di pagi hari, namun kemudian menerjangku dengan kerikil berduri.
Selaksa mimpi di tengah hari.
Kutermenung meratapi kisah klasikku di hari Selasa.
